Drive C yang penuh bisa menjadi masalah besar—kinerja menurun, tidak bisa update Windows, dan ruang penyimpanan semakin terbatas. Namun, Anda tidak perlu menginstal aplikasi pihak ketiga seperti MiniTool atau EaseUS. Dalam panduan ini, Anda akan belajar cara memperbesar kapasitas Drive C hanya dengan menggunakan fitur bawaan Windows, yaitu Disk Management.

Panduan ini ideal untuk pengguna Windows 10 maupun versi lainnya, dan sangat cocok bagi Anda yang ingin menyelesaikan masalah ini tanpa risiko software tambahan.

 

1. Syarat Awal Sebelum Memulai

Sebelum mengikuti langkah-langkahnya, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:

·         Tersedia partisi lain dalam satu disk fisik dengan Drive C — misalnya, Drive D.

·         Partisi tersebut harus memiliki minimal 50% ruang kosong.


Contoh:
Jika Drive D berukuran 200GB, maka setidaknya harus tersedia 100GB kosong agar bisa digunakan untuk perluasan.

 

2. Membuat Partisi Baru dari Drive D (Shrink Volume)

Langkah ini bertujuan untuk menciptakan partisi sementara sebagai tempat menyimpan data.

·         Klik kanan tombol Start → pilih Disk Management.

·         Cari Drive D → klik kanan → pilih Shrink Volume.

·         Masukkan jumlah ruang yang ingin diperkecil, misalnya 102400MB untuk 100GB.

·         Klik Shrink → Anda akan melihat ruang baru bernama “Unallocated”.

 

3. Pindahkan Seluruh Data Drive D ke Partisi Baru

·         Buka File Explorer, salin seluruh isi Drive D.

·         Pindahkan file ke partisi baru hasil shrink.

·         Pastikan tidak ada file penting yang tertinggal di Drive D.

 

4. Hapus Drive D

Setelah data aman dipindahkan:

·         Kembali ke Disk Management.

·         Klik kanan pada Drive D → pilih Delete Volume.

·         Ruang dari Drive D akan berubah menjadi Unallocated Space.

 

5. Perluas Drive C Menggunakan Extend Volume

Sekarang saatnya menambahkan ruang kosong tadi ke Drive C.

·         Pastikan Unallocated Space berada tepat di sebelah kanan Drive C.

·         Klik kanan pada Drive C → pilih Extend Volume.

·         Ikuti wizard hingga selesai.

Catatan Penting:
Jika ada partisi kecil bernama Recovery Partition di antara C dan Unallocated Space, Anda tidak akan bisa memperluas Drive C secara langsung. Lanjut ke langkah berikutnya.

 

6. Hapus Recovery Partition (Jika Menghalangi)

Langkah ini bersifat opsional dan hanya jika Recovery Partition menghalangi perluasan.

PERINGATAN: Menghapus Recovery Partition akan menghilangkan fitur recovery bawaan Windows. Lakukan hanya jika Anda tahu risikonya dan telah backup semua data penting.

Langkah Menghapus Recovery Partition:

1.      Buka CMD dengan hak Administrator:

o    Klik Start → ketik CMD → klik kanan → Run as Administrator.

2.      Jalankan perintah berikut:

3.  diskpart
4.  list disk
5.  select disk [nomor disk]
6.  list partition
7.  select partition [nomor recovery]
8.  delete partition override

9.      Setelah dihapus, kembali ke Disk Management → sekarang Unallocated Space akan langsung menyatu dengan Drive C.

 

Tips & Peringatan Penting

·         Selalu backup data terlebih dahulu, terutama sebelum menghapus partisi apa pun.

·         Hati-hati saat memilih partisi untuk dihapus — pastikan Anda tidak salah memilih partisi sistem atau recovery jika tidak diperlukan.

·         Langkah ini hanya direkomendasikan untuk pengguna yang paham fungsi setiap partisi di sistemnya.

·         Jika ragu, gunakan laptop/PC cadangan atau minta bantuan teknisi sebelum melanjutkan.

 

Penutup

Dengan memanfaatkan fitur bawaan Windows seperti Disk Management dan Command Prompt, Anda bisa memperluas kapasitas Drive C tanpa harus menginstal aplikasi tambahan. Metode ini aman, efisien, dan bisa diterapkan oleh siapa saja yang ingin memaksimalkan penyimpanan sistemnya. Pastikan mengikuti setiap langkah dengan hati-hati dan selalu jaga backup data Anda sebagai langkah perlindungan utama.